Tagged with 'kelebihan kompor tanam'

5+ Kelebihan dan Kekurangan Kompor Tanam yang Perlu Kamu Ketahui!

kelebihan dan kekurangan kompor tanam

Anda berencana mau menggunakan kompor tanam agar penataan di rumah lebih rapi secara estetika? Namun, Anda masih mencari tahu sebenarnya apa saja kekurangan dan kelebihan kompor tanam?

Artikel ini akan mengenalkan Anda lebih jauh pada kompor tanam, mulai dari fungsi, cara kerja, hingga kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Mengenal Kompor Tanam, dari Fungsi sampai Cara Kerja

Kompor tanam merupakan desain kompor yang pemasangannya wajib ditanam di atas meja. Caranya dengan memotong sebagian tempat pada meja untuk meletakkan kompor tanamnya.

Kalau Anda bingung bagaimana cara kerja kompor tanam, cara kerjanya sama dengan kompor portable. Perbedaannya, hanya pada cara pemasangannya saja.

Ketika kompor tanam sudah terpasang, bagian yang terlihat hanyalah permukaan atasnya saja seperti tungku dan knob. Sementara bagian lainnya akan tersembunyi di bawah meja.

Dengan begini, kompor tanam akan terasa fungsinya sebagai kompor yang memberikan kesan lebih rapi dan minimalis. 

Kelebihan dan Kekurangan Kompor Tanam

Kelebihan Kompor Tanam

  1. Lebih Mudah Dibersihkan

Dibanding kompor gas lainnya, kompor tanam lebih mudah dibersihkan. Terutama karena posisinya yang ditanam.

Jadi, Anda hanya perlu membersihkan bagian atas atau area bunner saja tanpa membersihkan area yang sulit dijangkau.

  1. Memiliki Pengaturan Panas yang Responsif

Dibandingkan dengan kompor portalen maupun gas, kompor tanam memiliki pengaturan yang jauh lebih responsif.

Dengan kelebihan ini, Anda menjadi lebih mudah memasak lebih cepat dan matang secara merata. 

  1. Area Masak Lebih Minimalis

Kesan minimalis ini terbentuk karena tidak adanya kompor utuh yang terletak di atas meja dapur.

Jadi, Anda bisa menyiapkan bahan-bahan dengan lebih leluasa dan makanan bisa dituangkan dengan lebih mudah. 

  1. Dilengkapi dengan Fitur Keamanan yang Canggih

Adapun fitur-fitur canggih yang ada di kompor tanam, yaitu:

  • Fitur pengatur suhu yang digunakan untuk mengatur suhu api dengan lebih presisi sehingga bisa membantu Anda untuk menghindari makanan gosong atau kurang matang
  • Terdapat sensor panas, fitur ini bisa mematikan api secara otomatis jika kompor tidak sengaja ditinggalkan dalam keadaan menyala
  • Dilengkapi kunci pengaman anak yang bisa membantu mencegah anak-anak bermain api ataupun membahayakan diri mereka.
  1. Ukurannya Kecil

Dibandingkan dengan jenis kompor lainnya, kompor tanam ukurannya lebih kecil sehingga bisa menghemat ruang di dapur Anda.

Jadi, kompor tanam ini sangat cocok untuk Anda yang memiliki dapur kecil.

  1. Dilengkapi Berbagai Pilihan Bahan Bakar

Contohnya, seperti gas, listrik, atau induksi sesuai dengan kebutuhan Anda. Adapun kelebihan dan kekurangan dari jenis bahan bakar, yaitu:

Kompor tanam gas: harganya lebih murah dan mudah digunakan tapi bisa menghasilkan emisi gas buang dan berpotensi bocor.

Kompor tanam listrik: cenderung lebih hemat energi dan tidak menghasilkan emisi gas buang tapi membutuhkan biaya listrik yang lebih tinggi.

Kompor tanam induksi: dengan bahan bakar ini, Anda bisa memasak lebih cepat dan merata tapi membutuhkan panci dan wajan khusus. 

Biasanya wajan yang terbuat dari bahan magnetis.

Kekurangan Kompor Tanam

  1. Siapkan Biaya Instalasi

Berbeda dengan kompor gas lainnya, pemasangan kompor tanam membutuhkan biaya instalasi yang lebih besar.

Biaya instalasi kompor tanam berkisar antara Rp200.000 sampai Rp500.000 tergantung pada model dan wilayah.

  1. Tidak Bisa Dipindahkan

Bagi Anda yang memiliki kebiasaan suka memindah-mindahkan barang termasuk kompor, sebaiknya pikirkan ulang untuk memakai kompor tanam.

Karena jenis kompor ini sudah tidak bisa lagi dipindah-pindahkan dan sifatnya permanen.

  1. Bagian Bawah Kompor Sulit Dibersihkan

Meski kompor tanam memiliki kelebihan mudah dibersihkan tapi tidak semua bagian memiliki perawatan yang sama.

Khususnya bagian bawah kompor. Saat membersihkan bagian bawah kompor tanam, Anda bisa menggunakan sikat kecil atau alat pembersih pipih untuk menjangkau sela-sela di bawah kompor.

Lalu, semprotkan larutan air dan sabun/cuka ke bagian bawah. Kemudian, keringkan bagian bawah agar tidak lembab sekaligus bisa mencegah jamur.

Tips Memilih Kompor Tanam yang Bagus

  1. Pilih Kompor Tanam yang Hemat Gas

Cobalah untuk mencari kompor gas tanam yang biasanya menawarkan daya hemat gas sekaligus tungku dari bahan kuningan yang menghasilkan api berwarna biru.

Masak dengan kompor tanam sangat cocok bagi Anda yang memiliki kesibukan sehingga butuh makanan yang cepat matang dan santap.

  1. Pilih Material Kompor yang Awet

Biasanya kompor tanam gas memiliki dua pilihan permukaan, yaitu Tempered Galss dan Stainless Steel.

Kompor tanam dengan bahan Stainless Steel biasanya lebih kuat dan kokoh namun tidak tahan goresan.

Sementara kompor tanam dengan bahan tempered glass lebih mudah dibersihkan, tahan panas, dan tahan goresan.

  1. Pilih Kompor Tanam Seperti Desain Dapur Anda

Contohnya seperti Modena BH 1725 LAT yang memiliki daya tahan jangka panjang dan pemanas yang terbuat dari campuran alumunium dan kuningan.

Kompor tanam ini lebih mudah dibersihkan dan bisa menjadi penghantar panas. Selain itu, kompor tanam in juga memiliki teknologi keamanan gas, kontrol kenop, dan timer digital sehingga sangat praktis dan efisien.

Pilihan kompor tanam ini juga bisa disesuaikan dengan desain dapur Anda.

Nah, itulah kelebihan dan kekurangan kompor tanam yang bisa Anda ketahui terlebih dahulu sebelum membelinya.

Bersama Mitra10, Anda bisa mendapatkan kompor tanam berkualitas tinggi dan Anda juga dapat menggunakan layanan Pick Up Store dan memilih sendiri toko pengambilan terdekat. 

 

Selain itu, Anda juga dapat menggunakan layanan Kurir Mitra10. Selalu ada promo ongkir untuk jarak dan minimal belanja tertentu. Belanja hemat dan nyaman dengan Mitra10

Dapatkan juga penawaran khusus dan simak informasi lainnya di: