Tagged with 'microwave'

Ciri-Ciri Microwave Rusak, saatnya Beli yang Baru!

ciri ciri microwave rusak

Apakah Anda mendapati microwave yang Anda miliki sekarang sudah tidak bisa memanaskan masakan lagi? Bisa jadi itu ciri-ciri microwave rusak.

Microwave yang sudah memunculkan ciri-ciri kerusakan bisa menghambat proses memasak sekaligus kualitas makanan yang disajikan. Jadi, lebih baik agar Anda menggantinya yang baru dengan microwave rekomendasi Mitra10.

Artikel ini akan menjelaskan seputar microwave yang sudah rusak dan perlu menggantinya dengan yang baru. Langsung saja kita bahas!

Pentingnya Merawat Microwave

  1. Jika Microwave Tidak Dirawat maka Bisa Memperpendek Usia Pakai

Coba telaah lagi, apakah Anda selama ini hanya memakai microwave saja tanpa kembali melihat kondisi yang sebenarnya? Jika begitu, bisa-bisa microwave tidak bertahan lama dan rusak.

Kalau tidak mau microwave cepat rusak sebaiknya, Anda sering membersihkan penumpukan kotoran, lemak, dan sisa makanan lainnya secara rutin. Penumpukan kotoran di sekitar microwave bisa merusak komponen internal bahkan menyebabkan karat.

  1. Jika Microwave Tidak Dirawat maka Performanya Bisa Menurun

Jangan heran jika performa microwave Anda menurun karena bisa jadi masih banyak sisa makanan atau lemak yang menurun di sekitar microwave.

Sisa-sisa makanan atau lemak ini nantinya bisa menyerap energi gelombang mikro, alhasil mengurangi efisiensi pemanasan.

  1. Jika Microwave Tidak Dirawat maka akan Timbul Bau Tidak Sedap

Apakah Anda pernah mencium bau tidak sedap di sekitar microwave? Coba cek mungkin saja itu sisa makanan yang dibiarkan terlalu lama hingga membusuk dan akhirnya menimbulkan bau tidak sedap.

Jangan salah, bau tidak sedap ini bisa mempengaruhi aroma makanan yang seharusnya berbau harum, loh.

  1. Jika Microwave Tidak Dirawat maka Berisiko Kebakaran

Selain performa microwave yang menurun hingga bau tidak sedap, microwave yang tidak dirawat dengan baik akan menimbulkan percikan api saat digunakan.

Apalagi jika microwave Anda ada elemen logam kecil atau remah gosong.

Ciri-Ciri Microwave Rusak, Apa Saja?

  1. Makanan Tidak Bisa Dipanaskan

Tanda awal microwave rusak adalah makanan tidak bisa dipanaskan dengan baik. Biasanya Anda akan mendapati kalau microwave menyala tapi anehnya makanan tidak dingin atau bahkan hangat sebagian.

Bisa jadi penyebabnya magnetron rusak, dioda atau kapasitor bermasalah, hingga timer atau pengatur daya tidak berfungsi lagi.

  1. Muncul Suara Berisik

Biasanya microwave yang masih berfungsi dengan baik tidak mengeluarkan suara atau mengeluarkan tapi suaranya lembut.

Jika Anda mendengar suara mendengung keras, berderit, atau berdenting bisa jadi microwave Anda mengalami kipas pendingin bermasalah, komponen internal longgar, hingga piringan putar macet atau rusak.

  1. Piringan Kaca Tidak Berputar Seperti Biasanya

Seharusnya piringan kaca bisa berputar ketika digunakan. Kalau hal ini terjadi biasanya karena motor pemutar rusak atau sambungan roda longgar.

  1. Layar Microwave Mati

Saat Anda hendak memakai microwave, ternyata layar display-nya mati, hanya berkedip, atau muncul kode error.

Biasanya ini disebabkan karena terjadi masalah kelistrikan, sirkuit, atau tombol panel kontrol rusak.

  1. Pintu Microwave Tidak Tertutup dengan Rapat

Microwave yang normal bahkan biasanya bisa menutup pintunya dengan otomatis. Namun, microwave yang sudah menampilkan tanda rusak biasanya tidak bisa tertutup rapat.

Kondisi ini bisa membuat microwave tidak mau menyala bahkan berisi mengalami kebocoran gelombang mikro.

Tips Mencegah Microwave agar Tidak Cepat Rusak

  1. Sebaiknya Anda Menggunakan Wadah yang Direkomendasikan untuk Microwave

Contohnya seperti wadah berbahan kaca, keramik, atau plastik yang bertanda microwave-safe.

Anda perlu menghindar microwave berbahan logam, aluminium, dekorasi logam, atau plastik. Tidak jarang pengguna microwave memakai wadah berbahan plastik dan malah berakibat pada kebakaran.

  1. Jangan Biarkan Makanan Terbuka Begitu Saja di dalam Microwave

Dalam hal ini Anda perlu memakai penutup makanan. Penutup makanan ini bisa mencegah dinding microwave kotor karena kemampuannya yang bisa menahan makanan muncrat.

Sama seperti wadah, Anda sebaiknya menggunakan penutup khusus microwave atau piring lebar. Meski begitu, Anda juga perlu mengupayakan agar makanan di dalam microwave tidak terlalu rapat agar uap bisa keluar.

  1. Rutinlah Membersihkan Microwave

Agar microwave Anda bisa benar-benar bersih maka lap bagian dalam microwave setiap sudah digunakan, khususnya jika terjadi tumpahan di dalam microwave.

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, microwave yang kotor akan berakibat fatal pada berbagai aspek pemakaian.

Selain itu, Anda juga perlu membersihkan ventilasi dan bagian luar microwave agar sirkulasi udara tetap lancar.

  1. Turn-off Microwave saat Tidak Digunakan

Membiarkan microwave tetap menyala dalam keadaan kosong hanya akan merusak komponen utama pemanas atau magnetron.

Hal ini disebabkan karena gelombang mikro di dalamnya tidak diserap apa pun.

  1. Service Microwave secara Berkala Apalagi Jika Rutin Dipakai

Apakah Anda cukup sering memakai microwave? Memakai microwave dengan frekuensi cukup sering sebaiknya pertimbangkan untuk melakukan service secara rutin juga.

Anda bisa service Microwave di Mitra10 yang lengkap dengan layanan pemasangan, survei, dan kontak khusus untuk bantuan teknis. 

Hubungi layanan pelanggan Mitra10 melalui call center 021-54217373 pada Senin sampai Jumat pukul 08.00 sampai 17.00.

Kapan saat yang Tepat untuk Membeli Microwave Baru?

Tentunya saat microwave Anda sudah memunculkan ciri-ciri microwave rusak yang disebutkan sebelumnya. 

Anda juga bisa membeli microwave baru saat:

  1. Usianya Sudah Lebih dari 8 sampai 10 Tahun

Umumnya microwave punya masa pakai tujuh sampai 10 tahun. Jika usia microwave Anda sudah berusia lebih tua dari itu maka biasanya akan mulai sering bermasalah.

Jadi, lebih hemat dan aman jika Anda membeli microwave yang baru daripada melakukan service secara terus-menerus.

  1. Lebih Murah Biaya Beli Baru daripada Biaya Perbaikannya

Jika biaya servis dan suku cadang lebih dari 50% dari harga microwave baru, sebaiknya Anda membelinya yang baru.

Apalagi kalau garansi service microwave sifatnya terbatas.

Rekomendasi Microwave Pilihan Terbaik di Mitra10!

Anda bisa menemukan microwave pilihan terbaik di Mitra10. Beberapa di antaranya, seperti Sharp Microwave Penghangat Makanan R-753GX (BS) 28 Liter Silver. 

Microwave ini memiliki kapasitas jumbo 28 liter dan sangat pas dipakai untuk memanaskan makanan dalam jumlah besar.

Microwave ini dilengkapi dengan terknologi pemanas merata dan pengaturan otomatis, alat ini bisa membantu menjaga kualitas makanan agar tetap enak di mulut dan hangatnya sempurna.

Anda bisa mendapatkan fitur microwave ini secara lengkap dan rekomendasi microwave lainnya di sini

Temukan produk microwave resmi dan bergaransi hanya di Mitra10. Pilihan lengkap, pengiriman mudah, dan pastinya kualitas terjamin.

Belanja microwave dan peralatan elektronik rumah tangga lainnya jadi makin praktis dan hemat di Mitra10.

Kami juga menyediakan berbagai pilihan pembayaran dan promo menarik untuk Anda, seperti:

Gunakan metode pembayaran favorit Anda dan nikmati kemudahan belanja hanya di Mitra10!

Kunjungi blog Mitra10 untuk tips reparasi dan perawatan barang elektronik lainnya!

Follow kami untuk info terbaru:

Belanja renovasi dan perlengkapan rumah di mitra10.com. Download aplikasi Mitra10 di Playstore atau App Store untuk kemudahan berbelanja.

Dapatkan promo terbaik klik disini, hanya di Mitra10! 

Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.

Masak Pakai Kompor vs Microwave, Mana Lebih Baik?

masak pakai kompor vs microwave

Apakah Anda sedang mempertimbangkan sebenarnya apa perbedaan masak pakai kompor vs microwave? Mana yang lebih baik?

Artikel ini akan menjelaskan masing-masing kelebihan, kekurangan, hingga tips memasak memakai dua alat ini. Ayo, langsung saja kita bahas!

Kelebihan dan Kekurangan Masak Pakai Kompor

Kelebihan Masak Pakai Kompor

Sebelum berbicara tentang kelebihan kompor, sebenarnya di Indonesia ada dua jenis kompor yang biasanya dipakai, yaitu kompor gas dan kompor listrik. 

Kendati begitu, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), pengguna kompor di Indonesia masih lebih banyak daripada kompor listrik.

Lantas, apa saja kelebihan memasak pakai kompor?

  1. Memiliki Panas yang Sangat Responsif

Menurut artikel Gas vs Electric Stove, jika pengaturan panas di kompor gas lebih responsif daripada kompor listrik.

Ketika digunakan untuk memasak, pengaturan suhu kompor gas lebih mudah dan cepat karena api langsung menyala dan segera memanaskan.

  1. Memiliki Jangkauan Masak yang Lebih Luas

Memasak menggunakan kompor akan lebih fleksibel bahkan bisa menggunakan ukuran panci atau wajan yang bervariasi.

Dengan kompor, Anda bisa lebih mudah mengeksplorasi masakan bahkan tidak hanya makanan cepat saji saja.

  1. Tidak Terpengaruh dengan Gangguan Listrik

Karena kompor gas bergantung dengan muatan gas yang dipakai maka kompor gas tidak perlu terhubung dengan listrik. 

Bahkan, memasak kompor gas sangat harus menghindar dari gangguan listrik. So, ketika listrik mati kompor gas bisa menjadi alternatif cahaya dan panas.

Kekurangan Masak Pakai Kompor

  1. Sulit Dibersihkan

Memasak dengan kompor membutuhkan teknik tertentu hingga akhirnya kotoran di sela-sela kompor bisa bersih.

Karena tidak jarang ada makanan yang terjatuh ke dalam cekungan yang mengeliling kompor gas.

  1. Harus Siap-siap Pasang Gas Baru

Memasak dengan kompor, biasanya masakan Anda akan matang tergantung dengan isi dari gas yang digunakan. 

Jika isinya habis, berarti Anda mesti bersiap-siap jikalau perlu diganti. Kalau tidak, masakan Anda justru tidak akan matang dengan sempurna.

  1. Rawan Mengalami Kebocoran

Jika tidak dipasang dengan benar, gas yang dipakai untuk memasak bisa-bisa bocor dan berakibat buruk pada keselamatan Anda

Apakah Anda sering memasang gas sendiri? Kalau begitu, pastikan jika gas yang terpasang untuk kompor sudah terpasang dengan benar dan jangan sampai ada yang tertinggal.

Tips Masak Pakai Kompor

  1. Gunakan Perlengkapan Kompor Gas Berlogo SNI

Tidak sedikit kasus yang berbahaya terjadi pada pengguna kompor yang tidak menggunakan perlengkapan kompor gas berlogo Standar Nasional Indonesia (SNI).

Biasanya regulator kompor berlogo SNI mempunyai kemampuan untuk menahan gas dari tabung dan hanya menyalurkannya jika pematik pada kompor dinyalakan.

Kemudian, pilih juga regulator yang dilengkapi dengan jarum penunjuk angka. Jarum ini berfungsi sebagai pengatur tekanan gas dari tabung gas. 

  1. Pastikan Anda Memasang Selang dan Regulator dengan Baik

Ledakan pada tabung gas bisa saja terjadi terutama jika posisi selang dan regulator tidak terpasang dengan baik.

Jadi, sebelum menyalakan kompor gas pastikan agar selang sudah terpasang dengan baik di regulator maupun kompor dan mulut tabung gas.

Perhatikan baik-baik apakah setelah Anda memasang tabung gas terdengar suara mendesis atau bau gas? Kalau muncull bunyi seperti ini berarti regulator belum terpasang dengan benar.

Biasanya jika regulator dan tabung gas sudah terpasang dengan baik maka akan terdengar bunyi “klik”.

  1. Bersihkan Kompor Minimal satu Minggu Sekali

Selain kurang nyaman ketika dipakai, kompor yang kotor juga bisa memicu bahaya dan membuat api berwarna merah. Warna api yang seperti ini membuat pemakaian gas menjadi lebih boros.

Cara membersihkan kompor sebenarnya cukup sederhana, yaitu dengan memakai pembersih dapur.

Kelebihan dan Kekurangan Masak Pakai Microwave

Kelebihan Masak Pakai Microwave

  1. Bisa Memanaskan Masakan Lebih Cepat

Microwave bisa digunakan jika Anda sedang ingin menyajikan makanan dengan lebih cepat dan praktis daripada memasak pakai kompor.

Alat masak ini cocok untuk Anda yang memiliki hari super padat.

  1. Memiliki Energi yang Lebih Efisien

Microwave lebih berfokus pada pemanasan langsung, jadi lebih bisa efisien secara energi dan waktu.

  1. Hadir dengan Ukuran dan Portabilitas yang Pas

Umumnya microwave hadir dengan ukuran yang pas dan portable. Jadi, microwave lebih cocok digunakan untuk ruang terbatas.

Selain itu, microwave juga bisa dipindahkan dengan mudah tanpa Anda perlu mengangkat-angkat gasnya juga. 

Kekurangan Masak Pakai Microwave

  1. Makanan Tidak Panas Secara Merata

Memasak dengan microwave sebenarnya bisa saja membuat makanan tidak dipanaskan dengan merata.

Ada bagian yang terlalu panas atau terlalu dingin.

  1. Beberapa Tekstur Makanan Kehilangan Tekstur Aslinya

Penggunaan microwave bisa jadi membuat tekstur asli makanan hilang karena pemanasan terlalu cepat.

Alhasil, ini membuat kualitas asli makanan berkurang.

  1. Tidak Efektif Digunakan untuk Makanan Besar

Microwave memiliki ukuran yang terbatas. Makanan dengan jumlah atau ukuran yang besar tidak bisa matang dengan optimal.

Kapan Sebaiknya Menggunakan Microwave?

Anda bisa menggunakan microwave saat ingin memasak makanan ringan dan praktis. apalagi saat Anda ingin memasak tanpa kompor.

Beberapa makanan yang bisa Anda masak menggunakan microwave, yaitu telur kukus, oatmeal, sayur rebus, hingga kemasan microwave.

Rekomendasi Microwave Ada di Mitra10!

Nah, itulah perbandingan masak pakai microwave vs pakai kompor. Apakah Anda tertarik untuk mencari microwave dengan harga dan kualitas terbaik?

Anda bisa mendapatkannya di Mitra10! Mitra10 menyajikan banyak pilihan microwave, mulai dari desain retro Hafele hingga LG dan Sharp dengan garansi.

Belanja microwave dan peralatan elektronik rumah tangga lainnya jadi makin praktis dan hemat di Mitra10. Kami juga menyediakan berbagai pilihan pembayaran dan promo menarik untuk Anda, seperti:

Gunakan metode pembayaran favorit Anda dan nikmati kemudahan belanja hanya di Mitra10!

Kunjungi blog Mitra10 untuk tips reparasi dan perawatan barang elektronik lainnya!

Follow kami untuk info terbaru:

Belanja renovasi dan perlengkapan rumah di mitra10.com. Download aplikasi Mitra10 di Playstore atau App Store untuk kemudahan berbelanja.

Dapatkan promo terbaik klik disini, hanya di Mitra10! 

Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.

 

 

 

 

Mengenal Jenis-Jenis Microwave Terbaik untuk Ada di Dapur Anda

jenis-jenis microwave

Mengenal Jenis-Jenis Microwave Terbaik untuk Ada di Dapur Anda

Sebelum memutuskan membeli microwave, sebaiknya ketahui dulu jenis-jenis microwave yang ada di pasaran agar fungsinya pas untuk kebutuhan dapur Anda.

Sebab, tidak semua jenis microwave memiliki fungsi yang sama. Ada yang hanya bisa digunakan untuk memasak, tetapi ada juga dilengkapi fungsi memanggang.

Mari ketahui informasi lengkapnya di artikel ini!

Jenis-Jenis Microwave Terbaik, Ada Apa Saja?

1. Microwave Basic (Solo Microwave)

Jenis microwave ini paling umum dijumpai sebab berukuran tidak terlalu besar, harganya paling terjangkau, dan sangat mudah digunakan.

Fungsi utamanya adalah untuk memanaskan kembali makanan (reheating), mencairkan makanan beku (defrosting), dan memasak hidangan sederhana.

Cocok untuk anak kos, pekerja lajang, atau keluarga yang hanya butuh alat untuk memanaskan makanan dan melakukan defrosting dengan cepat.

2. Grill Microwave

Sesuai namanya, jenis microwave ini menggabungkan antara microwave basic dengan fungsi tambahan untuk memanggang (grill). 

Selain memanaskan, microwave ini juga bisa memberikan efek kecoklatan dan tekstur renyah pada permukaan makanan.

Grill microwave dilengkapi dengan elemen pemanas di bagian atasnya. Anda bisa menggunakan fungsi microwave dan grill secara terpisah atau terkadang bersamaan.

Cocok kalau Anda suka memasak hidangan panggang sederhana tapi tidak memiliki cukup ruang atau budget untuk membeli oven terpisah.

3. Convection Microwave

Jenis microwave ini menggabungkan tiga fungsi dalam satu alat, yakni microwave, grill, dan oven konveksi. Sudah cukup mampu menggantikan peran oven konvensional di dapur Anda.

Karena dilengkapi dengan elemen pemanas dan kipas internal (fan), microwave ini dapat mengedarkan udara panas ke seluruh ruangan. Proses ini memastikan makanan matang merata dan lebih cepat, sama seperti oven.

Fungsinya sangat serbaguna karena bisa untuk memanaskan, memanggang, baking, bahkan memanggang utuh (roasting). Cocok kalau Anda ingin membuat kue, roti, pizza, hingga ayam panggang sendiri di rumah.

4. Microwave Multifungsi dengan Inverter Technology 

Teknologi inverter sebenarnya bukan merupakan tipe microwave, melainkan fitur canggih yang bisa ditemukan pada model Grill atau Convection. 

Teknologi ini mengubah cara microwave menyalurkan daya. 

Pada microwave tradisional, untuk mencapai daya 50%, microwave akan bekerja dengan daya 100% selama beberapa detik, lalu mati total selama beberapa detik. Cara kerja ini kadang membuat pemanasan tidak merata.

Sementara di microwave inverter, untuk mencapai daya 50%, microwave akan konsisten menyalurkan daya 50% tanpa henti. 

Hasilnya, makanan pun akan matang merata tanpa ada bagian yang terlalu matang di pinggir dan masih dingin di tengah.

Tips Memilih Microwave yang Sesuai

1. Pilih Jenis Microwave Berdasarkan Kebutuhan

Jangan sampai microwave tidak terpakai karena salah memilih jenis dan fungsinya, ya. 

Panduannya, kalau hanya butuh microwave untuk memanaskan makanan atau mencairkan bahan makanan beku, pilih microwave basic.

Namun, kalau butuh untuk memanggang dan membuat kue kering sederhana, pilih microwave jenis grill atau convention. 

2. Perhatikan Kapasitas Microwave

Kapasitas microwave diukur dalam liter (L) dan menentukan seberapa banyak makanan yang bisa dimasukkan sekaligus. 

Sebaiknya, pilih kapasitas yang sesuai dengan jumlah anggota keluarga dan kebiasaan penggunaan Anda.

Kapasitas kecil (di bawah 20 L) cocok untuk penggunaan pribadi atau ruang dapur terbatas. Sementara kapasitas sedang (20L - 28L) ideal untuk kebutuhan keluarga kecil beranggotakan 3-4 orang. 

Jika untuk keluarga besar atau sering memasak dalam porsi besar, menggunakan piring saji berukuran besar, atau perlu fungsi konveksi untuk memanggang, direkomendasikan memilih microwaver berkapasitas besar di atas 20 L.

3. Pertimbangkan Daya Listrik dan Efisiensi Energi

Tak kalah penting, pilih microwave yang sesuai daya listrik rumah agar tidak sering turun. 

Kebanyakan microwave memiliki daya antara 600W hingga 1200W. Jika ingin lebih hemat listrik, pilih daya antara 400-700 watt saja. Fitur ECO mode atau inverter juga dapat membantu efisiensi energi.

4. Pertimbangkan Fitur Tambahan Lainnya

Microwave saat ini sudah dilengkapi dengan berbagai fitur canggih yang dapat meningkatkan kenyamanan dan fungsionalitas. 

Beberapa fitur yang dapat dipertimbangkan di antaranya:

  • Auto cook menu untuk memasak makanan tertentu otomatis tanpa mengatur waktu dan tingkat daya secara manual.
  • Sensor cooking untuk mendeteksi tingkat kelembapan atau uap dari makanan.
  • Defrost otomatis untuk mencairkan makanan beku berdasarkan berat atau waktu dengan lebih akurat.
  • Child lock sebagai fitur keamanan untuk mencegah anak-anak mengoperasikan microwave tanpa pengawasan.
  • Turntable On/Off untuk mematikan piring putar (turntable) agar dapat menggunakan wadah persegi atau yang berukuran lebih besar.

5. Perhatikan Material dan Perawatannya

Material interior microwave berbahan keramik (ceramic enamel) atau lapisan anti-bakteri cenderung lebih mudah dibersihkan dari noda minyak, anti-gores, dan tidak mudah berkarat. 

Interior stainless steel tahan lama, tetapi harus agak ekstra membersihkannya.

6. Cek Garansi

Beli microwave dari merek terpercaya yang memberikan garansi resmi. 

Periksa durasi garansi dan apa saja yang ditanggung, seperti biaya servis dan penggantian suku cadang. 

Pilih Microwave Terbaik Sesuai Kebutuhan Hanya di Mitra10!

Nah, setelah mengetahui jenis-jenis microwave, pastikan Anda tidak salah pilih dan menyesuaikannya dengan kebutuhan di dapur, ya.

Beli dari supermarket bahan bangunan dan peralatan rumah tangga tepercaya seperti Mitra10!

Mitra10 menyediakan berbagai merek microwave terbaik dan original seperti Sharp, LG, Bosch, dan Hafele dengan berbagai pilihan fungsi dan kapasitas yang dapat disesuaikan untuk semua jenis dapur dan kebutuhan.

Kunjungi blog Mitra10 untuk tips perawatan dan rekomendasi barang elektronik lainnya!

Follow kami untuk info terbaru:

Belanja renovasi dan perlengkapan rumah di mitra10.com. Download aplikasi Mitra10 di Playstore atau App Store untuk kemudahan berbelanja.

Dapatkan promo terbaik klik disini, hanya di Mitra10! 

Tersedia juga Mitra10 Protection sebagai perlindungan ekstra saat berbelanja produk pilihan di Mitra10.

Penyebab & Cara Mengatasi Sekring Microwave Sering Putus

penyebab sekring microwave sering putus ilustrasi penggunaan microwave

Microwave Anda sering tiba-tiba mati dan saat dicek ternyata sekringnya putus? Apakah beli microwave baru jadi solusi yang tepat?

Sebelum memutuskan beli yang baru, ada baiknya Anda mengatasi akar masalahnya terlebih dahulu. Selain menghemat biaya, mempelajari penyebab sekring microwave sering putus juga akan membantu Anda merawatnya dengan lebih baik.

Mari kita bahas satu per satu.

Apa Penyebab Sekring Microwave Sering Putus?

Sekring atau fuse adalah wadah untuk mengamankan rangkaian listrik di dalam microwave dari kerusakan aliran listrik atau kelebihan arus. Jika terjadi masalah pada aliran listrik, maka sekring akan putus.

Penyebab umum sekring microwave Anda sering putus adalah power on yang dinyalakan atau microwave dicolokkan ke aliran listrik saat alat sedang tidak digunakan.

Tidak hanya sekring putus, power on yang terus menyala juga berpotensi menyebabkan kapasitor microwave terbakar dan hangus. Namun, ada beberapa penyebab lain yang juga perlu Anda perhatikan.

1. Saklar Pintu Rusak atau Salah Pemasangan

Microwave biasanya memiliki saklar pintu atau door switch yang akan memutus aliran listrik jika pintu microwave tidak ditutup dengan benar.

Kalau Anda mengalami ini, bisa jadi saklar pintu microwave rusak atau aus. Selain kondisinya, pemasangan saklar pintu yang salah juga bisa jadi penyebab sekring microwave putus.

2. Kualitas Komponen Microwave yang Buruk

Saat mengecek microwave saat mati, pastikan komponen-komponen di dalamnya berada dalam kondisi baik. Jika komponen seperti magnetron atau kapasitor punya kualitas buruk, maka jangan heran saat sekring microwave Anda putus.

3. Ada Masalah di Stop Kontak

Selain masalah internal, Anda juga harus mengecek faktor eksternal seperti stop kontak. Bisa jadi, stop kontak yang Anda pakai saat ini punya masalah di aliran listriknya sehingga membuat korslet pada sekring.

4. Lonjakan Daya Microwave

Penyebab terakhir adalah lonjakan daya. Microwave adalah salah satu alat rumah tangga yang pakai daya tinggi. Jika daya listrik rumah Anda tidak memadai, maka sekring microwave akan putus saat dinyalakan, memicu circuit breaker atau pemutus arus di rumah Anda.

Bagaimana Cara Mengatasi Sekring Microwave Sering Putus?

Jika Anda sudah menemui akar masalahnya, maka sekarang saatnya memperbaiki. Ini adalah cara-cara untuk mengatasi sekring microwave Anda yang sering putus.

1. Colokkan Microwave ke Listrik Hanya saat Digunakan Saja

Langkah pertama yang patut diingat adalah aturan menyalakan power on atau menyolokkan microwave ke listrik.

Karena penyebab umum sekring putus adalah kondisi microwave yang terus menyala, maka putus colokan listrik atau matikan tombol power microwave saat tidak digunakan.

2. Ganti Stop Kontak

Cara kedua yaitu cari stop kontak lain dengan aliran listrik yang stabil. Coba bandingkan tes aliran listrik stop kontak lama dengan yang baru pakai tespen listrik.

Kalau stop kontak lama memang bermasalah dalam aliran listriknya, maka Anda perlu mengganti stop kontak untuk menyolokkan microwave.

3. Matikan Alat Rumah Tangga Lain yang Punya Daya Tinggi

Salah satu penyebab sekring putus adalah lonjakan daya. Maka, untuk mencegah itu terjadi, Anda bisa mematikan terlebih dahulu alat rumah tangga lain dengan daya tinggi. Lalu, nyalakan microwave untuk memasak atau menghangatkan.

4. Cek Saklar Pintu pada Microwave

Kalau Anda berani memperbaiki microwave secara mandiri, Anda bisa coba bongkar microwave dan cari masalahnya. Step pertama tentunya mengecek saklar pintu.

Pastikan komponen ini masih berfungsi dengan baik. Anda juga perlu mengecek konektor kabel pada saklar, apakah terhubung dan menghasilkan aliran listrik dengan baik.

5. Panggil Teknisi untuk Memperbaiki Komponen yang Rusak

Kalau ternyata masalahnya ada di komponen yang rusak dan Anda belum berani memperbaikinya sendiri, langsung panggil teknisi saja.

  • Selain untuk mencegah kerusakan lebih jauh, Anda juga bisa tanya langsung kepada ahlinya mengenai cara merawat microwave dengan baik.

6. Pakai Garansi Microwave

Jika tak menemukan solusinya, Anda bisa membawa microwave ke toko tempat Anda membeli, lalu menukarkan garansinya. Asal, penggunaan microwave masih dalam batas wajar dan durasi garansi masih berlaku.

Mitra10 menyediakan microwave berbagai merek yang bergaransi, mulai dari Sharp, Bosch, LG, Hafele, Fotile, dan masih banyak lagi.

Apakah Ini saat yang Tepat untuk Membeli Microwave Baru?

Jika memang setelah diperbaiki langsung oleh mereknya tetapi sekring masih sering putus, mungkin ini waktunya Anda beli microwave baru. Namun, sebelum itu, pastikan Anda sudah melakukan langkah-langkah preventif dan juga cara mengatasinya seperti urutan di atas.

Membeli microwave baru juga perlu pertimbangan khusus agar masalah sekring putus tidak terjadi lagi. Ikuti tips-tips memilih microwave yang bagus dari kami agar microwave yang Anda beli selanjutnya lebih awet dan tidak mati sendiri.

Rekomendasi Microwave Terbaik di Mitra10

Untuk mencari microwave terbaik, Anda bisa cari di Mitra10. Eksplor tab search di atas dan ketik “microwave”. Anda akan temukan beragam microwave sesuai kebutuhan dan preferensi.

Mulai dari fitur, harga, garansi, desain, hingga proses instalasi, semua ada di Mitra10. Dengan eksplor rekomendasi microwave dari Mitra10, Anda bisa memilih microwave dengan harga terjangkau, desain estetik, dan juga proses instalasi yang mudah.

Atau bisa juga dengan cek rekomendasi produk di bawah ini.

Sharp Microwave Oven R-728 (S) 25 Liter Silver

penyebab sekring microwave sering putus rekomendasi microwave sharp

  • Memiliki 5 level penggunaan sesuai jenis makanan
  • Memiliki fitur Child Lock untuk melindungi anak Anda dari panas microwave saat tersentuh
  • Memiliki timer otomatis

Bosch Microwave Oven Tanam BEL554MS0

  • Kapasitas besar, cocok untuk memanaskan hidangan dalam jumlah besar
  • Harga terjangkau untuk jenis microwave tanam
  • Fitur AutoPilot 8: set timer dan suhu otomatis untuk 8 jenis masakan
  • Bahan stainless steel yang kuat dan mudah dibersihkan
  • Dilengkapi layar LED informatif

Hafele Oven Microwave Listrik Dinding 20 Lt 538.31.300 48 x 60 cm Hitam

  • Microwave oven dilengkapi teknik grill
  • Dilengkapi fitur 9 Function untuk memasak 9 jenis masakan berbeda
  • Memiliki 5 level power

Di Mitra10, Anda bisa belanja segala kebutuhan rumah tangga: keperluan renovasi, bahan bangunan, hingga perlengkapan rumah.

Download aplikasi Mitra10 di PlayStore atau App Store iOS untuk belanja lebih mudah.

Follow juga social media Mitra10 agar Anda tidak ketinggalan info ter-update lainnya:

Instagram: mitra10_official
TikTok: mitra10_official
Twitter: mitra10.official
CS Mitra10 WhatsApp: Mitra10


Klik di sini untuk dapatkan promo murah belanja produk Mitra10!

Cara Terbaik untuk Memanaskan Makanan Sisa

Orang Memanaskan Makanan Sisa

Bakalan keren banget kan kalau makanan yang dipanaskan kembali rasanya tetap sama enaknya kayak saat makanan itu baru dibuat? Pastinya bikin makan makanan sisa lebih enak. Nah, meskipun Sahabat Mitra10 mungkin tidak bisa memanaskan kentang goreng ke keadaan renyah sebelumnya, tapi bisa loh membuatnya hampir sangat renyah (seperti sebelumnya) jika Anda tahu metode pemanasan terbaik. Sisa makanan dapat dipanaskan kembali di atas kompor, di dalam oven, atau di dalam microwave, dan mengetahui metode mana yang bisa Anda gunakan akan memanaskan makanan mendekati wujud awal saat pertama kali disiapkan.

Apakah Anda juga memiliki tips tentang memanaskan makanan? Sahabat Mitra10 juga mau tahu tips lain seputar dapur atau rumah? Follow akun Instagram dan TikTok untuk inspirasi berbelanja atau renovasi rumah Anda.

Read more